Tomat, Si Buah Merah yang mempunyai Khasiat untuk jumlah sperma Pria

Berbagai zat penting terdapat dalam kandungan buah tomat ini. Dalam 100 gram buah, pada umumnya terdapat kandungan gizi sekitar 20 mg kalori, 23 mg vitamin C, 27 mg fosfor, 1000 UI vitamin A dan K, 6 mg zat besi, 11 mg kalsium dan 360 mg kalium. Selain itu terdapat juga berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi keseimbangan kesehatan tubu, serta membantu mengatasi berbagai macam penyakit antara lain penggumpalan darah, mengatasi kelelahan, dan meningkatkan kuantitas dari jumlah sperma pria. Pada November tahun 1834, Dr. John Cook Bennet dari Willoughby University di Ohio menyimpulkan hasil penelitiannya bahwa tomat dapat membantu untuk mengatasi penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada pencernaan, penyakit yang berhubungan dengan empedu, diare, dan membantu dalam memulihkan fungsi liver, serta menyembuhkan penyakit kolera.
Selang seabad kemudian, seorang peneliti asal Jepang telah menguatkan pendapat Dr. John Cook. Peneliti ini telah melakukan uji klinis terhadap tomat dan menyimpulkan bahwa tomat dapat menyeimbangkan fungsi liver. Menurutnya, jika kita mengonsumsi buah tomat secara rutin sebanyak 2 kali seminggu, maka akan membantu mengurangi resiko terkena kanker prostat sampai dengan 43%. Buah tomat mengandung zat yang disebut tomatine yang berfungsi mengatasi radang dan anti inflamasi yaitu bisa menyembuhkan luka dan jerawat. Vitamin C, zat karoten, dan likopen yang terkandung di dalamnya berfungsi sebagai antioksidan. Likopen juga mampu menurunkan risiko terkena kanker prostat, tenggorokan, lambung, dan usus besar. Sedangkan kandungan zat asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalamnya bisa melemahkan zat nitrosamine penyebab kanker. Serat yang tinggi dalam kandungan tomat sangat membantu mengatasi penyakit sembelit dan wasir. Sedangkan asam nitrat dalam kandungan tomat bisa membersihkan kulit. Beberapa perusahaan bahkan ada yang memanfaatkan tomat sebagai salah satu bahan dasar untuk perawatan kecantikan, seperti untuk pembuatan masker dan obat awet muda.
Sudah kita ketahui betapa banyak manfaat dari buah tomat, namun kita juga harus waspada jika akan mengonsumsinya, terutama tomat muda yang masih berwarna hijau. Ternyata, pada tomat terdapat zat Citropin dan Solain dari golongan Glycoalkaloid yang mengandung racun. Jika kita mengonsumsinya, maka akan terasa tidak enak dan sedikit pahit. Gejala keracunannya ditandai dengan rasa terbakar di mulut, sakit perut, mual, dan muntah. Sebaliknya, tomat matang aman dikonsumsi karena kandungan Solanin pada tomat tersebut akan berubah menjadi Solanidin yang tidak berbahaya bagi kesehatan kita. Kita juga tidak dianjurkan mengonsumsi tomat sebelum makan nasi. Jika Anda melakukannya, maka jangan kaget jika llambung Anda terganggu dan bisa menyebabkan sakit perut. Hal ini bisa terjadi akibat naiknya tekanan dalam lambung. Sebaiknya makan tomat mentah setelah makan nasi, karena efeknya mampu menurunkan kadar asam dalam lambung.